Jika Renovasi Toilet Mendesak, DPR Harus Transparan ke Publik

Jika Renovasi Toilet Mendesak, DPR Harus Transparan ke Publik

- detikNews
Rabu, 04 Jan 2012 05:57 WIB
Jika Renovasi Toilet Mendesak, DPR Harus Transparan ke Publik
Jakarta - Rencana DPR untuk merenovasi toilet di Gedung Nusantara I dengan anggaran Rp 2 miliar dinilai berlebihan. Jika memang perlu dilakukan, DPR harus menjelaskan proyek renovasi ini secara rinci dan transparan kepada publik.

"Terlepas dari perlu atau tidak, anggaran sebesar itu tentu akan dianggap problematis," ujar pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Arie Sudjito dalam perbicangan dengan detikcom, Selasa (3/1/2012) malam.

Budget Rp 2 miliar yang dianggarkan untuk renovasi tersebut pastilah akan memicu kontroversi di mata publik. Terlebih, forum tranparansi pasti selalu menyoroti budget yang tak wajar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arie menyarankan, jika memang renovasi tesebut sangat perlu dilakukan, DPR harus menyampaikan rincian anggarannya kepada publik. Hal ini penting agar tidak menimbulkan kecurigaan mendalam dari publik kepada DPR.

"Sampaikan secara transparan untuk apa saja, biaya sekian, tendernya bagaimana, yang melakukan proyeknya PT ini," tuturnya.

"Kalau tidak, pasti akan muncul dugaan macam-macam," imbuh Arie.

Sebelumnya, pihak Setjen DPR menyebut, renovasi toilet gedung Nusantara I DPR sudah dialokasikan sebesar Rp 2 miliar pada tahun 2012. Namun, belum ditentukan kapan renovasi ini akan dimulai.

Renovasi dianggap perlu karena banyak toilet yang rusak dan bau. Setjen DPR pun menerapkan standar yang tinggi untuk renovasi toilet itu. Untuk WC, Setjen DPR mematok merk Toto.

Gedung Nusantara I memiliki 24 lantai, dimana setiap lantainya memiliki 4 buah toilet. Diperkirakan ada sekitar 20 WC yang akan diganti dengan yang baru. Selain itu, juga akan ada renovasi lainnya bila memang diperlukan.

(nvc/mpr)


Berita Terkait