Beda Data Korban Tewas Bima, Polri akan Komunikasi dengan Komnas HAM

Beda Data Korban Tewas Bima, Polri akan Komunikasi dengan Komnas HAM

- detikNews
Selasa, 03 Jan 2012 20:26 WIB
Beda Data Korban Tewas Bima, Polri akan Komunikasi dengan Komnas HAM
Jakarta - Ada perbedaan data korban tewas di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diliris oleh Polri dan Komnas HAM. Polri akan mengkomunikasikan perbedaan-perbedaan tersebut dengan Komnas HAM.

"Sekali lagi begini, kita siap bekerja sama. Tentunya selanjutnya saya akan bekerja sesuai dengan apa yang menjadi langkah-langkah yang sudah dilakukan. Saya kira itu," kata Kapolri di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (3/1/2012).

Kapolri belum menjelaskan mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam pengambil keputusan menggunakan senjata api. Namun menurutnya semua akan dipertanggungjawabkan melalui evaluasi yang dipimpin oleh Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentunya nanti diuji lagi, sesuai apa yang sudah (ada) dalam langkah-langkah itu. Tapi yang jelas, bahwa kejadian itu di luar dari tempat yang memang dievakuasi. Kedua, yang saya ke sana dan kemudian hasil penyelidikan bahwa itu merupakan langkah-langkah yang sangat sporadis," jelasnya.

Ketika ditanya mengenai hasil penyelidikan Komnas HAM yang menyatakan Polri menyalahi prosedur tetap, Kapolri mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi lebih lanjut dengan Komnas HAM. "Sekali lagi, nanti kita akan samakan dan Ketua Komnas HAM akan menyampaikan hasilnya kepada saya. Nanti akan kita komunikasikan," ungkapnya.

Jadi nanti Polri akan bertemu dengan Ketua Komnas HAM membahas ini? "Sekali lagi kita tunggu hasil pemeriksaan yang lebih lengkap," ucap Timur.

Sebelumnya Komnas HAM tetap menyakini korban tewas menyusul bentrok di Pelabuhan Sape, Bima, NTB, tetap 3 orang. Hal itu berdasarkan hasil pemantauan dan penyelidikan Komnas HAM di Bima.

"Untuk korban meninggal dunia ada 3 orang terkait hasil pemantauan dan penyelidikan di Bima," ujar Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh di kantor Komnas HAM, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2012).

Sementara Mabes Polri tetap yakin korban tewas akibat bentrokan di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) hanya 2 orang. Namun, Polri siap melakukan otopsi jika ada informasi baru.

"Sampai saat ini, data yang ada sama kita korban meninggal ada 2 orang yang sudah diotopsi dan sudah dimakamkan," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2012).

(mad/mpr)


Berita Terkait