Razia Penumpang di Atas KRL, Petugas Malah Ditertawai

Razia Penumpang di Atas KRL, Petugas Malah Ditertawai

- detikNews
Selasa, 03 Jan 2012 18:31 WIB
Jakarta - PT KAI kembali melakukan razia penertiban penumpang yang duduk di atas gerbong KRL. Lagi-lagi imbauan dan teriakan polisi khusus kereta tak digubris penumpang. Penumpang malah menertawakan petugas.

Pantauan detikcom di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, pukul 16.30 WIB, Selasa (3/1/2012), razia dimulai. 5 Polisi khusus kereta berseragam coklat berpatroli. Bersama 15 petugas keamanan, mereka dipersenjatai pentungan.

Tak lama, lewatlah rangkaian KRL dari Kota menuju Bogor. Sekitar 50 penumpang duduk di atas atap KRL. Petugas meneriaki mereka untuk turun. Namun teriakan petugas tidak digubris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Huuu..!" teriak penumpang di atas gerbong beramai-ramai sambil tertawa. Razia malam ini akan berlangsung hingga pukul 19.00 WIB.

Sementara itu Kepala Penertiban PT KAI Daops I Ahmad Sujadi mengatakan razia ini digelar sejak 2 Januari hingga 11 Januari. Tiap stasiun akan ditempatkan 5-10 petugas.

Para penumpang yang bersikeras duduk di atas KRL akan dijerat pasal 207 UU No 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Sanksinya, penumpang bisa dipidana 3 tahun penjara dan denda Rp 15 juta.

"Untuk mencegah penumpang di atas, kita bangun pintu koboi seperti di Stasiun Pasar Minggu Baru. Ini akan dipasang di 9 titik," jelasnya.

Selain pintu koboi, PT KAI juga pernah memakai trik menyemprotkan cat warna pada penumpang yang tak tertib. Tapi cara ini juga tidak menggigit. Bahkan pernah penumpang marah, balik mengejar petugas dan merusak stasiun Manggarai.

(gus/nrl)


Berita Terkait