Polisi: Bentrok Ormas di Ciledug Dipicu Gengsi Antar Kelompok

Polisi: Bentrok Ormas di Ciledug Dipicu Gengsi Antar Kelompok

- detikNews
Selasa, 03 Jan 2012 13:10 WIB
Jakarta - Dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrok di kawasan Ciledug, Tangerang Selatan, kemarin. Bentrok itu kemudian meluas ke Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tidak jelas apa yang menjadi pemicu bentrokan tersebut.

Kepala Polres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto menduga, bentrokan antarormas ini dipicu rasa eksistensi masing-masing kelompok.

"Pemicunya hanya gengsi antarkelompok saja," kata Imam saat dihubungi wartawan, Selasa (3/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imam mengatakan, bentrokan diawali ketika salah satu ormas mengadakan perkumpulan. Kelompok ormas ini kemudian melakukan konsolidasi.

"Lalu mereka mencari kelompok yang berseberangan," ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bagian Operasi Polres Jakarta Selatan, AKBP Yossie Prihambodo juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, bentrokan dipicu sentimentil pribadi dari anggota kelompok ormas.

"Setelah kita analisa, setelah milad ini mungkin ada sentimen pribadi dari salah satu kelompok," kata Yossie.

Usai menghadiri milad, salah satu ormas yang berangkat dari wilayah Pondok Aren dan Kembangan ini kemudian melintasi wilayah Kebayoran Lama yang merupakan basis perkumpulan ormas kepemudaan.

"Lalu mereka melakukan tindakan-tindakan yang anarkis," ujar Yossie.

Bentrokan antarormas ini terjadi sejak Senin (2/1) sore. Sebelumnya, dua ormas ini terlibat bentrokan di kawasan Ciledug, Tangerang Selatan. Di lokasi, salah satu ormas sempat merazia angkutan umum. Dua orang terluka dalam bentrokan tersebut.

Bentrokan kemudian berlanjut ke kawasan Ciputat, Kebayoran Lama. Salah satu ormas menyerang gardu lawannya. Tidak berhenti sampai di situ, bentrokan susulan terjadi hingga Senin malam. Dua ormas kembali bentrok dengan melakukan aksi saling lempar.

Sedikitnya 18 orang dari dua ormas diamankan aparat kepolisian. Saat ini, mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jakarta Selatan.

(mei/lia)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads