Yang terakhir adalah penembakan di Aceh. Diperlukan kewaspadaan ekstra dari TNI dan Kepolisian untuk mengantisipasi dan menindak pelaku kejahatan seperti ini.
"Ada hal-hal konflik yang juga menyentuh unsur SARA yang kemungkinan ditunggangi oknum yang tak bertanggungjawab yang bisa berujung pada agenda politik juga kriminal. Sehingga harapannya TNI dan Polri dapat meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Taufik kepada detikcom, Selasa (3/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan memang tahun 2014 memang sangat istimewa karena tahun dimana terjadi pergantian kepemimpinan nasional setelah dua periode pemerintahan SBY,"papar Taufik.
Ia berharap masyarakat juga tidak mudah terpancing provokasi. Sehingga ikut terpancing untuk melakukan kerusuhan.
"Kita berharap kewaspadaan masyarakat bersama aparat keamanan, karena ini hal yagng sangat sensitif," imbaunya.
Sebelumnya Minggu (1/1/2012) sekitar pukul 21.30 WIB, terjadi penembakan di Desa Sereuke, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Penembakan ini menewaskan Suryadi (39) dan melukai seorang warga bernama Edy (32).
Sehari sebelumnya, peristiwa serupa juga terjadi di Bireuen yang menewaskan tiga pekerja galian kabel Telkom dan di Banda Aceh menewaskan seorang penjaga toko boneka bernama Wagino.
(van/ahy)











































