Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Affandi Mochtar, menjelaskan tema kegiatan besok adalah 'Memperteguh Komitmen untuk Membangun Kementerian Agama yang Bebas dari Korupsi'.
"Bagaimana Kemenag sebagai suatu institusi yang dengan sendirinya berkomitmen pada pengembangan agama. Dalam praktiknya betul-betul jadi institusi yang bersih dari korupsi," jelas Affandi saat jumpa pers di kantornya, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (2/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa penghargaan juga bakal diserahkan pada tokoh-tokoh yang berkontribusi terhadap pendidikan Islam. Mereka berasal dari guru pesantren, santri, dan para tokoh wirausaha. Acara bakal digelar malam nanti di hotel Borobudur, Jakarta.
"Ada 14 bupati atau walikota yang memberikan kontribusi pada peran dan pendidikan Islam," sambungnya.
Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan pada tokoh nasional, seperti mantan presiden BJ Habibie, mantan menteri agama Tolhah Hasan, Gubernur Lampung Sjachroedin dan Karel Albert Ralahalu.
"Gubernur Maluku memberi perhatian yang besar dan komitmennya untuk madrasah pesantren dan majelis taklim tinggi," kata Affandi saat ditanya alasan terpilihnya Karel sebagai tokoh yang diberi penghargaan.
(mad/aan)











































