Saat ini masyarakat Aceh menghubung-hubungkan aksi penembakan itu dengan pelaksanaan pilkada di sana yang sempat tertunda beberapa kali. Wakil Ketua Komisi III DPR asal Dapil Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) M Nasir Djamil meminta kepolisian untuk segera mengusut dan menyelidiki kasus penembakan yang terjadi di Aceh pada saat pergantian tahun baru kemarin.
"Saya minta Kapolda NAD segera mengusut dan menangkap dari pelaku aksi penembakan di Aceh tersebut agar masyarakat di sana tidak resah dan tercekam ketakutan," tegas Nasir Djamil di Jakarta, Senin (2/1).
Nasir mengatakan, saat ini masyarakat Aceh menghubung-hubungkan aksi penembakan itu dengan pelaksanaan pilkada di sana yang sempat tertunda beberapa kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasir menegaskan, jika dalam kasus teroris saja Polri sangat cepat bergerak dan menangkap, maka seharusnya dalam kasus seperti yang terjadi di Aceh ini Polri dapat bergerak sama dan cepat menangkap pelakunya.
"Kami tidak ingin kasus ini terus berkembang ke isu-isu lainnya sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat, sehingga mimpi buruk masyarakat Aceh di masa lalu itu jangan sampai terulang kembali," tegasnya.
Sebelumnya dikabarkan setidaknya tiga orang pekerja galian kabel tewas dan tujuh lainnya mengalami luka-luka setelah diberondong peluru di Bireuen, NAD, Sabtu (31/12) malam. Saat peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, para korban tengah istirahat di sebuah rumah kontrakan Blang Cot Tunong, Kecamatan Blang Bladeh, Kabupaten Bireuen.
(nwk/nwk)











































