Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut.
"Kasusnya ditangani Polres Jakarta Utara dan karena melibatkan oknum TNI, diserahkan ke POM," ujar Baharudin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban merasa risih dengan adik oknum TNI karena bolak-balik lewat di hadapannya. Korban lalu menegur adik oknum TNI tersebut. Tak senanga ditegur, adik oknum TNI dan korban terlibat adu mulut. Tak berapa lama, adik oknum TNI tersebut pergi meninggalkan tempat tersebut.
Menjelang pukul 03.20 WIB, HR datang bersama lima kawannya yang merupakan warga sipil. Mereka membawa senjata tajam berupa parang. HR kemudian mencari Bakhtiar dan berkelahi dengannya.
Perkelahian pun terjadi hingga akhirnya menimbulkan korban luka. Bakhtiar mengalami luka bacok hingga tangan kirinya nyaris putus. Kasus tersebut kini ditangani Polres Jakarta Utara. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan polisi.
(mei/gus)










































