Menurut Wakil Ketua Fraksi Demokrat Sutan Bhatoegana, anggota DPR tidak perlu disyaratkan TOEFL yang tinggi. Menurutnya, syarat utama jadi anggota DPR adalah jujur dan amanah.
"Tidak perlu itu TOEFL segala, yang penting syarat anggota DPR adalah jujur dan amanah. Itu saja, kalau itu benar-benar dilakukan baiklah sudah," ujar Sutan saat dihubungi detikcom, Senin (2/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Percuma doktor, TOEFL nya bagus tetapi tidak jujur, bisa dijualnya negara ini. Lebih baik lulusan SMA tetapi jujur dan amanah. Walaupun kalau bisa tetap doktor tetapi jujur dan amanah," terangnya.
"Jadi tidak perlu itu anggota DPR syaratnya TOEFL segala. Toh pertanggungjawaban kita ke masyarakat langsung," imbuhnya.
Sebelumnya, di tahun 2012, Gita berencana akan meningkatkan jumlah pegawai yang menguasai bahasa asing, terutama Bahasa Inggris, melalui pencapaian skor TOEFL di atas 600. Tahap awal akan diberlakukan untuk 1.000 pegawai termasuk pejabat teras atas.
(her/mpr)










































