Udin (30), pedagang mainan anak-anak mengatakan tahun lalu dia bisa memperoleh pendapatan kotor sampai Rp 2 juta, namun hari ini dia hanya mengantongi pendapatan kurang dari Rp 1 juta. "Penjualan tahun ini menurun 60 persen dibanding tahun lalu," keluh bapak tiga anak ini.
Udin mengatakan, mainan paling laris dibeli adalah balon berbentuk bola seharga Rp 10 ribu. Sedangkan gelembung busa dan cetakan pasir kurang laku. "Penjualan sepi karena hujan. Pengunjung Ancol tidak sebanyak tahun lalu," kata warga Pademangan Timur ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Doni (25), pedagang cincin, justru mengaku dagangannya banyak yang membeli. Cincin-cincin yang bisa diberi nama pembelinya itu lumayan laris. Satu cincin dibanderolnya Rp 5 ribu. "Yang beli biasanya orang yang pacaran atau anak-anak ABG," katanya.
Namun Doni tidak mau menyebutkan berapa pendapatan yang sudah didapatnya sampai sore ini. "Pokoknya lumayanlah," katanya.
(nal/nrl)











































