Jakarta - Menajemen PT Telkomunikasi Indonesia (Telkom) telah melakukan pemeriksaan lapangan atas kabar tewasnya pekerja mereka dalam aksi penembakan malam tahun baru di Bireun, Nangroe Aceh Darussalam. Diketahui bahwa korban tewas dan luka adalah pekerja dari kontraktor mitra kerja anak perusahaannya, Telkomsel.
"Sesuai hasil pengecekan, bahwa korban tewas maupun luka-luka adalah pekerja galian kabel fiber optik Telkomsel, anak perusahaan Telkom," kata Eddy Kurnia, head of corporate commnunication and affair Telkom, melalui surat elektronik, Minggu (1/1/2012).
Terhadap insiden penembakan tersebut, menajemen PT Telkom menyatakan keprihatinan dan dan duka cita kepada keluarga korban. "Kami juga berharap situasi di NAS makin kondusif," sambung Eddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi
insiden penembakan pada malam pergantian tahun, Sabtu (31/12/2011), di kecamatan Jeumpa, Bireun, NAD. Aksi penembakan oleh orang tak dikenal tersebut memakan tiga korban jiwa dan tujuh luka-luka. Kepolisian menyebutkan bahwa para korban adalah pekerja galian kabel PT Telkom.
(lh/lh)