"Sampai dengan pagi ini belum menyemburkan abu lagi," kata petugas posko pemantauan Gunung Marapi, Hartanto, kepada detikcom, Minggu (1/1/2012).
Meski demikian, Hartanto mengimbau agar warga yang berada di sekitar gunung berhati-hati. Pasalnya Gunung yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut tersebut masih berstatus waspada.
"Warga diimbau tidak melakukan aktivitas apapun sejauh 3 KM dari gunung," tuturnya.
Seperti diberitakan, Gunung Marapi, mengeluarkan abu vulkaniknya setinggi 200 meter pada Sabtu (31/12) siang. Namun, letusan tersebut hanya berlangsung singkat dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Gunung Marapi telah mengalami peningkatan aktivitas sejak 3 Agustus 2011 sekitar pukul 09.00 WIB. Gunung tersebut terakhir kali meletus pada 2005. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Tandikek itu menjadi salah satu tujuan pendakian.
(mad/mad)











































