Menurut pantauan detikcom, para pengunjung yang datang mayoritas memilih untuk duduk di atas trotoar dan menikmati kembang api sambil piknik bersama keluarga. Salah seorang penjual Syafei (44) bercerita, tiap orang bisa membeli satu hingga empat tikar.
"Soalnya kebanyakan mereka datang berombongan," kata Syafei saat ditemui di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (1/1/2012) malam.
Tikar yang banyak dijual berukuran 1x2 meter, dengan bahan plastik berwarna putih yang dilapis karton di bagian bawahnya. Tikar ini dijual seharga Rp 10.000. Para pedagang tikar kebanyakan menjual dagangannya di sepanjang jalan antara gerbang timur Ancol hingga pantai Carnaval.
Selain penjual tikar, barang yang banyak digemari pengunjung adalah bando dengan bentuk unik yang menyala. Namun, dari seluruh penjual yang mencoba meraup untung di tahun baru kali ini, hanya 196 orang yang menjadi anggota Koperasi Mekarsari, yang berafiliasi langsung dengan pihak Taman Impian Jaya Ancol.
"Mereka itu pakai seragam hijau dengan tulisan 'Koperasi Mekarsari' di bagian depan" kata Lilik Hartato (33), salah satu penjual terompet di kawasan Beach Pool.
(mad/mad)











































