Akbar: Koalisi Partai Golkar Ditentukan Awal Agustus
Jumat, 23 Jul 2004 02:03 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan, hingga saat ini Partai Golkar belum memutuskan dengan siapa akan berkoalisi pada pilpres 20 September mendatang. Semua masih dalam penjajakan. Koalisi akan ditentukan pada awal Agustus nanti."Koalisi belum dibahas. Nanti setelah perhitungan selesai. Dan sekarang kami akan memyelesaikan dulu kerjasam dengan PKB, apakah akan dilanjutkan atau tidak," kata Akbar Tandjung di sekretariat Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (23/7/2004) dini hari.Begitu juga mengenai rencana koalisi dengan PPP, PDIP, PKB, PPP hingga kini masih wacana. "Belum ada semua itu. Semua masih wacana. Tapi wajar kalau ada kader partai di DPR yang bicara seperti itu," tegas Akbar.Baru pada bulan Agustus nanti baru diputuskan dengan siapa Partai Golkar akan berkoalisi. Akbar juga menyoroti kejanggalan pilpres 5 Juli lalu. Setidaknya ada 15 kejanggalan yang memerlukan keterangan tambahan. Antara lain surat edaran KPU, data pemilih yang tidak akurat, money politics, penyalahgunaan kartu pemilih, kampanye terselubung, pencoblosan oleh petugas dan kualitas tinta suara."Data ini akan kita pilah-pilah karena belum tentu semuanya diproses. Kami akan mempertimbangkan apakah akan diajukan ke KPU, MK atau MA," kata Akbar.Mengenai fokus hasil rapat yang digelar tadi, Akbar menyatakan, yang tengah dibahas adalah persiapan Munas. Dimana Munas akan didahului dengan Musda. Mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, kota, propinsi hingga pusat. "Musda dimulai Agustus hingga November. Sehingga awal Desember bisa dilakukan Munas," kata Akbar.
(mar/)











































