Pantauan detikcom, Sabtu (31/12/2011), beberapa pengunjung telah menempati titik-titik tertentu di kawasan monas. Ada yang berkeluarga beralaskan tikar atau terpal maupun pasangan muda yang mesra duduk di bibir batas jalan sambil memandangi Tugu Monas.
Seperti keluarga Dahri, Pria asal Roxy Lama ini, telah bersantai di atas terpal biru seluas 6 x 4 meter bersama 8 anggota keluarga dan kerabat yang digelar di taman kawasan Monas. Monas jadi pilihan perayaan pergantian tahun karena dianggap murah meriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Iwan berserta keluarga dan kerabatnya sedang bergegas mencari tempat yang cocok untuk menikmati pergantian tahun di kawasan monas.
Rombongan itu terlihat matang dalam menyambut perayaan tahun 2012. Bagaimana tidak, tiga tikar dari rumah telah diangkut demi kenyamanan di kawasan monas. Selain itu, dua termos air panas tak ketinggalan untuk menyeduh minuman hangat kala hari mulai gelap.
Meski tanpa membawa kembang api, keluarga ini tetap bersemangat menghadiri perayaan. "Hanya ingin menikmati suasana," kata Iwan yang tinggal di Tanah Abang, sambil terus berjalan.
Perayaan pergantian tahun ini semakin marak dengan tidak sedikitnya layan-layang yang telah menghiasi langit monas. Selain itu, tidak sedikit pula yang bersepeda mengitari kawasan monas.
Di sisi lainnya, tampak sebuah panggung akbar yang telah berdiri kokoh. Di situ, nantinya kelompok pengajian Majelis Rasulullah akan menggelar zikir bersama.
"Yang mimpin Habib Munzir Almusawa," kata Warsito, anggota Majelis Rasulullah, yang mengawasi area zikir.
(gah/gah)










































