Pra Rekonstruksi, Tersangka Saad Lebih Dulu Perkosa Ros

Pra Rekonstruksi, Tersangka Saad Lebih Dulu Perkosa Ros

- detikNews
Sabtu, 31 Des 2011 15:16 WIB
Pra Rekonstruksi, Tersangka Saad Lebih Dulu Perkosa Ros
Jakarta - Dalam pra rekonstruksi yang digelar Polres Depok, timbul fakta baru. Tersangka Saad yang sebelumnya disebut-sebut hanya memegang tangan Ros dan tidak memperkosa, justru adalah orang yang lebih dulu memperkosa Ros.

Hal itu ditunjukkan dalam pra rekonstruksi di Polres Depok, Jawa Barat, Sabtu (31/12/2011).

Kasus pemerkosaan ini berawal dari ketiga tersangka dan Aida berangkat dari kosan YBR alias Riko di Bekasi dengan menumpangi angkot M-26. Aida duduk di depan sebelah sopir. Sementara tersangka Saad sebagai sopir. Riko dan DR lalu masuk ke kabin belakang angkot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angkot lalu berputar-putar hingga ke Jl Raden Saleh, Depok. Saat di jalan inilah, Ros menyetop angkot ini. Ros berteriak dari menanyakan kepada sopir Saad apakah angkot ini mau ke Pasar Kemiri, Beji. Mendengar itu, Saad langsung mengiyakannya.

"Bang mau ke Pasar Kemiri nggak?" tanya Ros yang diperankan oleh seorang polwan.

"Ya bu. Naik saja," jawab Saad.

Ros pun lantas masuk ke kabin belakang angkot dan duduk di pojok belakang kanan. Dengan kecepatan 40-50 Km/jam, angkot ini jalan. Saat di jalan antara Jl Raden Saleh dan Jl Margonda Raya Sektor III, angkot ini berhenti. Saad yang tadinya sebagai sopir turun dan masuk ke belakang. DR lantas menggantikan Saad menjadi sopir.

Tak lama angkot kembali berjalan, Saad tiba-tiba mendekap tubuh Ros. Riko lalu memgang kaki Ros, hingga Ros terjatuh dari tempat duduknya. Ros sempat berteriak dan meronta. Tapi Riko mengancam akan membunuh Ros dengan parang jika Ros berteriak lagi. DR lalu berteriak kepada Saad agar menutup mulut Ros dengan sapu tangan.

"Kasih sapu tangan," ujar DR sambil melempar sapu tangan ke Saad.

Mulut Ros pun ditutup dengan sapu tangan tersebut. Tubuh Ros lantas digerayangi Saad mulai dari payudara hingga ke bagian kemaluan Ros. Riko yang tadinya memegang tangan Ros, ikut mencopot celana dalam Ros.

Ros pun diperkosa terlebih dahulu oleh Saad. Saat pemerkosaan terjadi, angkot dalam keadaan jalan dengan alunan musik yang cukup kencang dinyalakan oleh DR dari depan. Ketika itu angkot tengah berada di Pasar Cibinong.

Setelah Saad memperkosa Ros, Riko pun melanjutkan aksi bejat rekannya itu. Riko lalu memperkosa Ros.

Ketika pemerkosaan Ros terjadi, Aida sempat menolehkan kepalanya ke belakang. Aida yang benar-benar mengantuk saat itu mendengar suara teriakan samar-samar dari depan. Namun DR menekan kepala Aida ke bawah dan melarangnya untuk melihat ke arah kabin belakang angkot.

"Jangan lihat lu nggak ada apa-apa di belakang," kata DR kepada Aida.

Setelah itu, angkot lalu berjalan dari Pasar Cibinong dan masuk tol menuju Jakarta. Di pintu tol, Ros pun diturunkan. Ros yang sudah dalam kondisi tertekan, hanya diam saja.

Saat turun dari angkot, Riko bahkan sempat menonjok kepala bagian belakang Ros. Namun pukulan Riko tak mengenai kepala Ros karena tangan Saad tengah merangkul kepala Ros untuk menurunkannya dari angkot. Para tersangka lalu meninggalkan Ros dan berjalan menuju Cileungsi.

(gus/gah)


Berita Terkait