Berlokasi di Jalan Antara, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, sebuah panggung berukuran 10 x 8 meter berdiri kokoh menghadap Kali Ciliwung. Di sisi kirinya berjejer 18 tenda kecil yang memamerkan berbagai makanan khas daerah untuk diperdagangkan.
Tidak hanya itu, sebuah perahu yang didesain khas betawi disediakan di kali untuk ditumpangi warga yang ingin merasakan hawa Ciliwung langsung dari atas perahu tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konon, kali yang kini dikenal jorok akibat dijadikan target pembuangan sampah oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab, dulunya berair bersih. Dan tidak jarang dimanfaatkan warga sekitar untuk berenang.
Bahkan, Fauzi Bowo, yang kini menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta, sempat mencicipi bersihnya Ciliwung saat kecil dulu. "Saya tahu dulu Ciliwung bisa berenang di sini. Di sini (Ciliwung di Jalan Antara) saya tidak pernah berenang, kalau di Manggarai pernah," kenangnya, saat mengunjungi acara tersebut.
Dalam kunjungan itu, tidak lupa Foke, sapaan akrab Sang Gubernur, turun langsung ke kali menggunakan perahu karet untuk mengais sampah Ciliwung. "Mari kita angkat kembali citra Ciliwung yang positif itu dan mari kita jadikan ini suatu target yang ingin kita wujudkan bersama seluruh warga Jakarta," ungkapnya.
Terdengar muluk-muluk mungkin, tapi satu langkah kecil akan membuahkan hasil yang besar jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan berkesinambungan. Dengan demikian, kedatangan tahun baru diharapkan menjadi wajah baru bagi Ciliwung dan Jakarta.
"Tahun baru, Ciliwung Baru," ujar Camat Sawah Besar, Drs. Marsigit, M. Si.
(gah/gah)











































