"Nggak ada teror. Semarang atau dimana itu nggak kena teror. Tapi kita tetap waspada," ujar Didiek saat dihubungi detikcom, Sabtu (31/12/2011).
Menurut Didiek, sudah ada 2.282 personel untuk pengamanan malam tahun baru di seluruh wilayah Jawa Tengah. Tidak ada penambahan personel di Semarang maupun Solo akibat adanya kabar penangkapan teroris tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didiek menegaskan pengamanan Kota Semarang dan Solo sudah kuat. Seluruh kegiatan masyarakat dan pemerintahan tidak ada yang tertunda menjelang malam tahun baru.
"Semua kegiatan dan rencana nggak ada yang dibatalkan atau ditunda. Saya di Solo sedangkan wakil di Semarang. Semuanya tetap kita tingkatkan seperti biasa," ujarnya.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Djihartono membenarkan adanya penangkapan tiga teroris tersebut. Namun Djihartono enggan menyebutkan identitas ketiganya.
Ketiga teroris ditangkap di Semarang pada Jumat (30/12), pukul 23.00 WIB. Ketiganya dibawa ke Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Belum diketahui detil penangkapan dan barang bukti apa saja yang ikut diamankan. Sumber detikcom kepolisian mengaku ada pergerakan teroris dari Demak menuju Semarang. Sasaran mereka adalah gereja dan polsek.
(gus/gah)











































