Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta Turun Sepanjang 2011

Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta Turun Sepanjang 2011

- detikNews
Jumat, 30 Des 2011 20:27 WIB
Jakarta - Tidak cuma tindak kejahatan di DKI Jakarta yang menurun. Kecelakaan lalu lintas pun di tahun 2011 ikut menurun. Meski turunnya hanya 5,07 persen dari tahun 2010, namun Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab mengaku sudah melakukan tindakan preventif.

"Kita sudah berupaya tindakan preventif. Bila dibandingkan dengan jumlah kendaraan tahun 2011 sebanyak 13.323.923 unit, maka persentase kendaraan bermotor yang terlibat laka lantas sebesar 0,09 persen," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab, saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (30/12/2011).

Berikut data kecelakaan lalu lintas yang tercatat di Ditlantas Polda Metro Jaya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecelakaan lalu lintasย 
Tahun 2010 = 8.235 kasus
Tahun 2011 = 7.817 kasus
Angka ini turun sebesar 5,07 persen

Kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia
Tahun 2010 = 1.048 orang
Tahun 2011 = 984 orang
Angka ini turun sebesar 6,10 persen

Kecelakaan menyebabkan korban luka berat
Tahun 2010 = 3.473 orang
Tahun 2011 = 2.706 orang
Angka ini turun sebesar 22,08 persen

Kecelakaan menyebabkan korban luka ringan
Tahun 2010 = 5.825 orang
Tahun 2011 = 6.093 orang
Angka ini naik sebesar 4,6 persen

Kendaraan bermotor yang mengalami kecelakaan lalu lintas
Tahun 2010 = 13.149 unit
Tahun 2011 = 12.110 unit

Dari seluruh kecelakaan lalu lintas yang terjadi, total kerugian materil Tahun 2010 = Rp 17.744.413.000
Tahun 2011 = Rp 17.722.832.000
Angka ini turun sebesar 0,12 persen

Penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas
Tahun 2010 = 5.621 kasus
Tahun 2011 = 6.439 kasus
Angka ini naik sebesar 14,55 persen

"Mohon maaf kalau belum bisa melayani sesuai harapan masyarakat. Kita perlu terus belajar bermasyarakat dan bernegara serta meningkatkan toleran dan emosi kembali ketaatan hukum. Polisi perlu bantuan dalam pemikiran dan tindakan," tuturnya.

Unjuk Rasa Anarkis Menurun

Sepanjang 2011 terjadi beberapa unjuk rasa di daerah hukum Polda Metro Jaya. Meski demikian, unjuk rasa yang dilakukan sepanjang 2011 mengalami penurunan.

Data unjuk rasa pada tahun 2011 adalah sebagai berikut:

Unjuk rasa dengan pemberitahuan
Pada 2010 = 2.023 kasus
Pada 2011 = 2.070 kasus
Naik sebesar 2,23 persen

Unjuk rasa tanpa pemberitahuan
Pada 2010 = 421 kasus
Pada 2011 = 511 kasus
Naik sebesar 21,37 persen

Unjuk rasa yang anarkis
Pada 2010 = 44 kasus
Pada 2011 = 32 kasus
Turun sebesar 27,27 persen

Ada beberapa tindakan yang membuat unjuk rasa berujung anarkis. Misalnya saja bentrok antar massa yang pro kebijakan pemerintah dengan yang kontra kebijakan pemerintah. Selain itu ada pula tindakan membakar baliho dan ban di tengah jalan, termasuk pembakaran foto pejabat.

Terkadang massa juga membakar keranda yang berisikan ban di tengah jalan. Aksi saling dorong dengan petugas yang dilanjutkan dengan pelemparan terhadap petugas pun kerap terjadi.

Pelemparan telor busuk ke arah pintu gerbang instansi tempat unjuk rasa juga dilakukan demonstran. Tak jarang pula demonstran memaksa masuk ke tempat yang dilarang melakukan unjuk rasa.

Anarkisme juga terjadi mana kala ada pembubaran unjuk rasa yang tanpa pemberitahuan oleh polisi. Lainnya, merobohkan pagar pembatas jalan tol di depan Gedung MPR/DPR RI.
(gus/vit)


Berita Terkait