"Sudah pernah terjadi ada dua kali. Modus dan ciri-ciri pelaku sama, TKP-nya sama. Yang dulu korbannya cewek," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Teddy Rachesna saat dihubungi detikcom, Jumat (30/12/2011).
Teddy mengatakan, sopir taksi yang diduga merupakan komplotan pelaku sering mangkal di tempat-tempat perbelanjaan atau mal yang tidak ada taksi resminya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diduga, komplotan ini beraksi di seluruh mal-mal wilayah Jakarta. "Modusnya serupa. Dibawa dari mal itu. Lalu nggak berapa lama dirampok terus diturunin," ungkapnya.
Sebelumnya kasus perampokan ini mencuat ketika Johan hendak pulang berbelanja dari Season City, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (28/12). Johan hendak pulang ke arah Grogol.
Setibanya di Jalan Latumenten, tiba-tiba tiga orang pria tak dikenal masuk ke taksi. Di dalam taksi, Johan dipukuli dan barang-barangnya dirampas. Kemudian tubuh Johan dilempar pelaku di jalan Tol S Parman, Jakarta Barat.
(gus/nwk)











































