"Kami kedatangan satu tenaga baru yaitu Pak Haryono Umar," kata Mendikbud M Nuh dalam jumpa pers akhir tahun 2011 di kantornya, Senayan, Jakarta, Jumat (30/12/2011).
Nuh menjelaskan, Haryono bakal menduduki jabatan Plt Irjen Kemendikbud per 2 Januari 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, Haryono yang memiliki latar belakang di dunia pendidikan pantas untuk bergabung dalam lembaga yang dipimpinnya saat ini.
"Basic beliau adalah di pendidikan. Jadi, Beliau menyatakan akan kembali mengajar dan akhirnya bergabung bersama kita di inspektorat jenderal," ujar Nuh.
Haryono juga ditugaskan untuk memasukan pendidikan antikorupsi ke dalam dunia pendidikan.
"Jadi nanti akan memperkuat karakter antikorupsi melalui proses pembudayaan di dunia pendidikan. Jadi prosesnya adalah proses pembudayaan agar para generasi bangsa itu menjadi sungkan untuk korupsi karena dapat dianggap aneh. Jadi korupsi akan kita jadikan musuh bersama di dunia pendidikan," papar Nuh.
"Karena setiap tahun dunia pendidikan itu yang lulus bisa jutaan itu tergantung jenjangnya kalo SD dan SMP itu jutaan orang. Jadi kalo itu bisa kita bekali dengan pendidikan korupsi maka itu akan menjadi yang luar biasa," lanjut mantan rektor ITS Surabaya ini.
Ketika ditanya mengenai diangkatnya Haryono menjadi Irjen karena ada beberapa kasus korupsi di Kemendikbud, Nuh membantahnya.
"Kami tidak akan intervensi proses hukum di lembaga hukum seperti Kejaksaan, Kepolisian maupun di KPK. Kami mengedepankan preventif, jangan sampai kawan-kawan kita terjebak dalam proses hukum tersebut. Kehadiran Pak Haryono untuk mendampingi kami agar tetap pada koridor dan sesuai aturan," kata Nuh.
(mpr/aan)











































