"Dia mahasiswa Universitas Asahan. Dia buat begitu karena merasa pemerintahan Asahan ini gagal," kata rekan sesama aktivis di Kisaran, Siti Nurbaya, saat dihubungi detikcom, Jumat (30/12/2011).
Siti menceritakan Abi memanjat tower sekitar pukul 06.30 WIB. Saat berada di atas, Abi memasang sebuah spanduk. Abi juga sempat meneriakkan sesuatu, namun Siti mengaku tidak mendengarnya karena terlalu tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Siti, Abi merupakan ketua sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Suara Rakyat Centre (Surya Centre). Saat Abi berada di atas tower, ada sejumlah orang yang menyebarkan selebaran di bawah tower.
Selebaran tersebut berisikan kondisi dan permasalahan di Kisaran yang tak pernah selesai seperti gizi buruk dan seorang mantan narapidana yang mendapat jabatan di pemerintahan.
"Isinya tentang ketidakberhasilan bupati," ucapnya.
Siti mengaku kaget dengan aksi yang dilakukan Abi. Meskipun sebelumnya, Abi sempat bercerita ke Siti bahwa ia berencana memanjat sebuah tower sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Asahan.
"Ya tapi saya nggak nyangka itu betulan. Memang dia suka melakukan aksi ekstrim nggak cuma sekali. Dulu dia pernah aksi gantung diri tapi nggak beneran," imbuhnya.
Aksi panjat tower Abi ini sempat menghebohkan warga di sekitar stasiun. Pengendara lalu lintas yang lewat dari stasiun banyak yang berhenti sejenak hanya untuk melihat aksi Abi. Sejumlah polisi pun turun tangan. Sekitar pukul 09.15 WIB, Abi turun dari tower.
"Kata teman-teman dia pas turun nggak dibawa polisi. Tapi nggak tahu sekarang ada dimana," jelasnya.
(gus/asy)











































