Menkes Kutuk Penembakan Dokter RI di Somalia

Menkes Kutuk Penembakan Dokter RI di Somalia

- detikNews
Jumat, 30 Des 2011 11:23 WIB
 Menkes Kutuk Penembakan Dokter RI di Somalia
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih mengutuk penembakan terhadap Andrias Karel Melkianus Keiluhu (44), dokter asal Indonesia oleh pria bersenjata di Mogadishu, Somalia. Andrias ke Somalia tidak melalui Kemenkes.

"Belum (mendengar kabar penembakan Andrias). Saya akan cek ke Kemlu bagaimana ini berangkatnya. Kalau orang kesehatan kan biasanya imun di daerah konflik. Jadi ini suatu hal yang patut dikutuk," kata Endang.

Hal ini disampaikan Endang usai mengikuti rapat di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan Andrias pergi tidak melalui Kemenkes. "Tidak ada pemberitahuan juga. Kalau kemarin ada tim ke Pakistan dan Filipina. Tetapi, kalau ke Somalia tidak ada," ujar Endang.

Menurut dia, dokter-dokter tidak memerlukan izin Kemenkes saat menjadi relawan. "Tidak perlu. Jadi dia bisa pergi atas nama sendiri atau NGO. Kita juga banyak yang dengan alasan kemanusiaan. Kita juga kan tidak bisa melarang. Tetapi di daerah konflik itu risikonya sendiri," papar Endang.

Endang juga mengaku tidak mengantongi data seputar dokter-dokter yang menjadi relawan di daerah konflik.

Andrias adalah pekerja di organisasi kemanusiaan medis internasional Doctors Without Borders/Medecins Sans Frontieres (MSF) yang berbasis di Belgia. Dokter 44 tahun itu bekerja dengan MSF sejak 1998 sejumlah negara seperti Indonesia, Thailand, Ethiopia dan Somalia.

(aan/nrl)


Berita Terkait