The New York Times melaporkan, tersangka awalnya bekerja pada lembaga tersebut. Namun dia dipecat minggu ini. Pada hari Kamis (29/12/2011) siang, dia kembali ke kantor MSF untuk meluapkan amarahnya. "Dia membawa pistol yang disembunyikan dan menembak para pekerja kemanusiaan," ujar seorang saksi yang bernama Ali.
Pekerja medis dari Indonesia dan dari Barat yang jadi korban dilarikan ke RS Madina. Pekerja dari Barat meninggal setiba di rumah sakit sedang dokter asal Indonesia menyusulnya karena pendarahan yang hebat. The New York Times menyebuat dokter dari Barat itu berasal dari Prancis, namun sumber lainnya menyebut dari Belgia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kantor berita Prancis AFP melaporkan, penembak tersebut merupakan petugas bagian logistik. Dia terlibat pertengkaran dengan atasannya pada hari Rabu dan kembali ke kompleks MSF pada hari Kamis, hingga terjadilah penembakan itu.
"Pelaku telah ditangkap. Kami akan memeriksanya besok (Jumat)," kata seorang petugas keamanan Somalia, Mohamed Ibrahim.
(nrl/vit)











































