Bambang Soesatyo Mencibir Pernyataan Seskab Soal Reshuffle

Bambang Soesatyo Mencibir Pernyataan Seskab Soal Reshuffle

- detikNews
Jumat, 30 Des 2011 08:32 WIB
Jakarta - Politis Partai Golkar Bambang Soesatyo mencibir pernyataan Sekretaris Kabinet Dipo Alam yang memperingatkan para menteri belum tentu aman dari reshuffle. Bambang menilai ini bentuk kepanikan istana terhadap pengusutan kasus Bank Century.

"Itu bukan hal baru, lagu lama ancam reshuffle. Istana panik karena kasus Century hampir diujung penyelesaian," ujar Bambang saat dihubungi detikcom, Jumat (30/12/2011).

Bambang melihat, isu reshuffle sengaja dimanfaatkan oleh istana untuk menekan menteri dari partai politik agar menegur kadernya di DPR yang kritis terhadap kasus Century. Terlebih kata Bambang, anggota dewan berencana akan melakukan hak menyatakan pendapat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Isu reshuffle hanya untuk menekan menteri dari partai politik," kata anggota Komisi Hukum DPR itu.

Meski Golkar berada dalam koalisi Bambang menjamin sikap kritis terhadap pemerintah akan terus dilakukan. Manakala ada kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat Golkar akan tegas menolaknya.

"Golkar tetap kritis, hal pahit, pedas untuk koreksi pemerintah kita lakukan," katanya.

Bambang meyakini, pernyataan Dipo Alam tidak akan membuat menteri Golkar takut terkena Reshuffle. "Kita tetap berada dalam koalisi untuk membangun pemerintahan yang bersih," tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Dipo Alam menyoroti sikap menteri yang tidak mau meluruskan berita-berita miring terkait Presiden. Dipo mengkritik dan memperingatkan para menteri bahwa mereka belum tentu aman dari reshuffle.

"Ketika presidennya sekarang beritanya dimiringkan, ia tidak bersedia meluruskan berita itu. Jadi menteri mau, tapi dalam kebersamaan kabinet ini, ketika ada berita-berita yang miring, ia enggan meluruskan," kata Dipo Alam.

"Saya kritik itu menteri-menteri seperti itu. Dan jangan lupa, termasuk diri saya sendiri, bahwa reshuffle tidak berhenti kemarin. Ya reshuffle kabinet, ini pendapat saya," imbuh Dipo dalam jumpa pers di Ruang Serbaguna Setneg, Jl Veteran, Jakpus, Kamis (29/12/2011).

(did/did)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads