Transaksi Mencurigakan di RI Ternyata Paling Banyak Terkait Korupsi

Transaksi Mencurigakan di RI Ternyata Paling Banyak Terkait Korupsi

- detikNews
Kamis, 29 Des 2011 20:34 WIB
Transaksi Mencurigakan di RI Ternyata Paling Banyak Terkait Korupsi
Jakarta - Sejumlah laporan transaksi mencurigakan yang didapat Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) ternyata paling banyak terkait korupsi. Pengalaman ini dituturkan mantan Kepala PPATK Yunus Husein.

"Yang pasti laporan hasil analisis (LHA) yang berindikasi korupsi masih di atas 40 persen," kata Yunus saat berbincang dengan detikcom, Kamis (29/12/2011).

Yunus menjelaskan transaksi mencurigakan terkait korupsi itu lebih tinggi dibanding kasus kejahatan seperti narkoba, kejahatan perbankan atau pidana lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu suatu angka tertinggi dibandingkan tindak pidana lainnya," jelas Yunus yang 2 periode menjabat Kepala PPATK ini.

Apa yang disampaikan Yunus ini tidak mencengangkan. Beberapa waktu lalu, Wakil Kepala PPATK, Agus Santoso, mengungkapkan ada 148 PNS yang terindikasi rekeningnya mencurigakan. Mereka memiliki rekening mencapai miliaran rupiah.

(ndr/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini