Informasi yang dihimpun detikcom, Kamis (29/12/2011) para remaja yang sekarat akibat meminum masing-masing empat butir pil ungu ini antara lain, Riyan (18), Dayat (18), Jefri (17), Edi (17), dan Enjen (18). Semuanya warga RT 02/04 Cipondoh Makmur, kemudian Reza (17), Rio (18), Yayan (17), dan Mizar (17), semuanya warga RT 08/02 Kelurahan Cipondoh Makmur dan sisanya Roby (18), Restu (17), dan Yudi (18), warga RT 09/02 Kelurahan Cipondoh Makmur.
Menurut keterangan Riyan, salah satu remaja yang sempat mengalami kejang, mata melotot dan lidah menjulur, dirinya membeli pil ungu ini dari temannya yang dijual secara bebas di toko obat Shinse di daerah Ruko Poris Indah, Rp 1.000 untuk tiap butirnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riyan mengaku memang tidak sendirian meminum obat yang dibeli kawannya dayat dari Shinse itu. Bersamanya masih ada Jefri dan Edi serta beberapa temannya. "Saya ingat meminum empat pil warna unggu yang diberikan oleh Dayat. Setelah pingsan saya dilarikan ke Klinik Al-Jihad, sedangkan Rio katanya dibawa ibunya ke RS Usada Insani," terangnya.
Aksen, nenek Reza, salah satu remaja yang juga sekarat menambahkan, dirinya menemui Reza sudah dalam keadaan tak sadarkan diri setelah meminum pil berwarna ungu bersama teman-temannya.
"Saya panik melihat cucu saya pingsan, setelah sebelumnya kejang-kejang dan mata melotot. Saya langsung larikan dia ke RS Mulya di Pinang," kata Aksen yang tinggal di RT 08/02, Kelurahan Cipondoh Makmur.
(anw/anw)










































