Jutiasta mengaku dibonceng Irfan saat meninggalkan kampusnya, Kamis (29/12/2011).
Menurut dia, para pelaku membuntuti Irfan dan Jutiasta sejak keluar dari kampus. "Jumlahnya diperkirakan 20 orang dan menggunakan sepeda motor," kata Jutiasta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku sempat bertanya dari jurusan mana. Setelah bertanya mereka langsung memukuli kami, beruntung ada kawan kami yang melihat pengeroyokan ini," kata Jutiasta saat ditemui detikcom di Ruang UGD RS Islam Faisal.
Ia mengaku tidak memiliki masalah dengan kelompok-kelompok mahasiswa di kampusnya, termasuk masalah pribadi dengan rekannya yang lain.
Sementara itu, jenazah Irfan sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Jeneponto sekitar pukul 14.00 Wita ini.
(mna/aan)











































