"Semua harus dipertanggung-jawabkan. Jadi, siapa pun nanti yang salah akan kita proses, baik hukum disiplin maupun pidana. Artinya sampai proses peradilan, yang semua masyarakat bisa mengikuti," katanya usai mengikuti upacara militer pembaretan warga kehormatan Korps Marinir di Puslatpur Marinir Baluran, Karang Tekok, Situbondo, Kamis (29/12/2011).
Terkait gencarnya desakan pencopotan Kapolda NTB, Kapolri Timur Pradopo mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil kerja tim di lapangan. Hingga kini tim yang dipimpin oleh Irwasum (Inspektur Pengawasan Umum; Pol Fajar Prihahantoro) masih berada di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya target kerja tim di lapangan, Kapolri Timur Pradopo hanya menjawab singkat. "Secepatnya," tukasnya.
Lebih dari itu, Kapolri Timur juga menyatakan semua pasti akan terjawab dalam proses berikutnya. Kapolri juga mengaku sangat menghargai semua pernyataan dan penilaian masyarakat.
Kapolri juga menyampaikan tidak ada satu pun pihak yang menginginkan kejadian tersebut. "Karena itu ke depan harus saling intropeksi antara kapolisian dan masyarakat," paparnya.
(gik/anw)











































