Rapat Paripurna Soal Pengunduran Diri Prijanto Digelar 6 Januari 2012

Rapat Paripurna Soal Pengunduran Diri Prijanto Digelar 6 Januari 2012

- detikNews
Kamis, 29 Des 2011 16:03 WIB
Rapat Paripurna Soal Pengunduran Diri Prijanto Digelar 6 Januari 2012
Jakarta - Badan Musyawarah (Bamus) DKI Jakarta menggelar rapat internal untuk mengagendakan rapat paripurna istimewa soal pengunduran diri Prijanto sebagai Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta. Rapat paripurna dijadwalkan akan digelar pada tanggal 6 Januari 2012 mendatang.

"Hasil rapat Bamus tadi, kemungkinan tanggal 6 Januari akan diselanggarakan rapat paripurna," ujar Wakil Ketua DPRD, Triwisaksana, saat dihubungi wartawan, Kamis (29/12/2011).

Awalnya, Prijanto sempat meminta rapat diadakan sebelum memasuki tahun 2012. Namun, setelah mempertimbangkan bahwa kehadiran Wagub dalam rapat itu tidaklah terlalu pentig, akhirnya diputuskan menggelar paripurna 6 Januari nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang (diminta sebelum tahun 2012), tapi kan dia nggak perlu datang. Ini kan rapat paripurna internal. Kalau berdasarkan tatib dan peraturan, nggak datang juga nggak masalah kok ke rapat itu. Dan soal penyampaian alasan mundur itu, tidak juga tidak apa-apa. Yang penting kan dia sudah paparkan itu saat bertemu dengan pimpinan dewan," jelas Triwisaksana yang kerap dipanggil Bang Sani ini.

Sani menjelaskan, surat pengunduran diri Prijanto yang sebelumnya terdapat beberapa kesalahan juga sudah direvisi. Sani menilai hal prinsipil yang menjadi alasan Prijanto mengundurkan diri hanya persoalan pribadi.

"Alasan pribadi karena merasa sudah tidak sejalan dengan pimpinan," ucap politisi PKS ini.

Dihubungi terpisah, Ketua DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofyan juga membenarkan jadwal paripurna membahas pengunduran diri Prijanto akan digelar minggu pertama di tahun 2012.

"Kira-kira kemungkinan rapat paripurna istimewa itu minggu depan, tepatnya kapan masih kita bahas. Karena kita sedang konfirmasi juga beberapa pihak terkait," terang Ferrial.

Terkait kesalahan prosedur dalam pengajuran surat pengunduran diri yang disampaikan Prijanto, menurut Ferrial sudah direvisi dan diterima DPRD kembali. Namun, memang perbaikan itu belum sepenuhnya. Tapi itu tidak menjadi masalah besar.

Hari ini Prijanto juga tidak terlihat masuk kantor di Gedung Balaikota. Mobil dinasnya tidak terparkir di tempat parkir khusus wagub. Dari jadwal kegiatan yang dilansir dari situ beritajakarta.com, tidak temuat kegiatan yang dilakukan Prijanto hari ini.

Padahal, usai mengunjui DPRD beberapa waktu lalu, Prijanto berjanji akan tetap masuk kantor seperti biasa. Menurutnya, kinerjanya akan berakhir ketika Kepres diterbitkan.

(lia/gun)


Berita Terkait