Satu peti berisi jenazah Sri Wahyuni sedangkan satu peti lagi berisi jenazah anaknya.
"Jadi dua peti itu merupakan peti ibu dan anak, yaitu Almarhum Sri Wahyuni bersama anaknya," ujar Camat Cibatu, U Haerudin kepada wartawan di rumah duka, Rabu (28/12/2011) malam.
Ketidakjelasan satu peti sebelumnya juga mengundang keheranan keluarga dan tetangga di sekitar rumah duka. Namun pihak sponsor yang mengantar jenazah almarhum ke rumah duka di Cibatu menjelaskan bahwa satu peti berisi anak almarhum Sri.
"Jadi tadi pihak sponsor menjelaskan kepada saya soal peti yang satunya, kemudian saya sampaikan kepada pihak keluarga," ungkap Haerudin.
Namun kedatangan peti jenazah yang yang berisi anak dari almarhum Sri ini pun kembali mengundang tanya. Mengingat Sri sudah cerai dengan suaminya yakni Edod sebelum pergi ke Arab Saudi.
Dari informasi yang dikumpulkan detikcom, dari perkawinan Sri dan Edod dikaruniai empat orang anak. Sri kemudian bercerai dengan Edod, lantaran dilarang pergi ke Arab Saudi.
Namun hingga kini belum ada penjelasan apakah jenazah anak Sri tersebut adalah buah perkawinan dengan Edod atau bukan. Hal ini disebabkan perceraian keduanya terjadi sebelum Sri berangkat ke Arab Saudi tahun 2009 lalu.
Penyebab kematian anak dari Sri Wahyuni ini pun belum ada kejelasan. Pihak keluarga saat ini belum bisa memberikan keterangan atas kedatangan dua peti jenazah itu. Kedua orang tua almarhum juga masih terlihat shock.
"Kedua orang tua almarhum belum bisa banyak diajak ngobrol, beliau saat ini sakit," terang Haerudin.
Sementara itu pihak keluarga saat ini hanya menyediakan satu makam untuk almarhum. Malam ini pihak keluarga terpaksa kembali menggali makam yang kedua untuk anak almarhum Sri.
(her/her)











































