"Barang-barang bal (gulungan kain tekstil) mau kita bawa ke ekspedisi Max di kebon kacang I. Tiba-tiba kita dicegat di Kampung Bali I," kata Tofa (19), salah seorang kurir, kepada wartawan usai memberikan laporan di Polsek Tanah Abang, Rabu (28/12/2011).
Tofa dan temannya Irfan (14) mengantarkan barang tersebut dengan mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba mereka dicegat oleh mobil berwarna silver.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di mobil, tambah Tofa, ada dua orang tapi hanya satu orang yang keluar, sedangkan sopir tetap di dalam mobil. Namun, Tofa sempat mengingat ciri-ciri pelaku yang mendatangi mereka.
"Kulitnya agak gelap dengan anting di telinga kiri, rambut spek, baju rapi pakai kemeja," tutur dia.
Begitu keluar mobil, diceritakan Tofa, pelaku langsung menebak niat mereka yang hendak mengirimkan barang lewat ekspedisi. Di situ, pelaku langsung menawarkan diri.
"Kalau barang itu mau dikirim sama saya aja," kata Tofa menirukan. Tofa kemudian menyerahkan barang bawaannya dan sang pelaku pun berlalu.
Dikatakan Tofa, bal tekstil yang dia bawa satu gulungnya seharga Rp 3 juta. Sementara, ada 4 gulungan yang mereka bawa saat kejadian sekitar pukul 16.00 WIB sore tadi.
"Jadi total Rp12 juta," lanjutnya.
Menanggapi hal itu, pihak kepolisian akan mengonfirmasikan kepada pemilik perusahaan sebelum menindaklanjuti. "Nanti kita akan panggil pemilik perusahaannya dulu," kata Ngationo, petugas kepolisian pelayanan masyarakat Polsek Tanah Abang.
(gah/her)











































