Acara nonton bareng yang digelar 40-an aktivis ini dilakukan dengan menggunakan layar besar dan proyektor. Dari film yang diputar, terlihat demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dan aktivis di Bima yang menolak SK Bupati No 188 tentang izin pertambangan.
Namun video yang diperlihatkan dalam aksi nonton bareng tersebut bukanlah video kekerasan yang dilakukan aparat saat membubarkan aksi penutupan Pelabuhan Sape di Bima beberapa waktu lalu. Video yang diputar hanya demo-demo yang terjadi di Bima sebelum ada pembubaran paksa di pelabuhan Sape Bima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan melakukan konsolidasi mengumpulkan tanda tangan bersama untuk mencabut SK Bupati. Kami akan menukarkan nyawa kami dengan SK 188 itu," ujar Ketua LMND Bima, Delian Lubis, di sela-sela acara nonton bareng di Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (28/12/2011).
Delian juga membantah bahwa apa yang terjadi di Pelabuhan Sape, Bima beberapa waktu lalu adalah bentrokan antara aktivis yang menolak SK Bupati Bima No 188 dengan aparat. Menurutnya yang terjadi adalah pembantaian.
"Bentrokan yang diberitakan di media itu tidak benar. Yang terjadi itu adalah pembantaian, karena tidak ada perlawanan dari kami," terangnya.
Acara nonton bareng sendiri tidak menimbulkan kemacetan di Jl Gatot Subroto. Acara ini juga tidak mendapatkan penjagaan ketat baik dari kepolisian maupun Pamdal DPR.
(her/vit)










































