Aksi gabungan sejumlah organisasi mahasiswa tersebut digelar di pertigaan Jalan Ahmad Yani di depan kampus UMS di Pabelan, Kartosuro, Sukoharjo. Mereka mengecam perilaku polisi dalam kasus Mesuji, Bima, hingga penangakapan dan pemukulan polisi terhadap belasan anggota IMM yang menggelar aksi di tempat yang sama pada Selasa siang kemarin.
Tidak seperti kemarin, aksi kali ini sama sekali tidak dihadapi oleh polisi. Memang terlihat ada sejumlah anggota polisi berpakaian bebas di sekitar lokasi aksi, tetapi tidak ada satu pun polisi berseragam yang terlihat siaga untuk pengamanan aksi. Karena itulah para mahasiswa semakin leluasa menumpahkan kekesalannya kepada polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dari siang hingga sore, polisi mengalihkan arus lalu-lintas dari kedua arah sehingga jalan depan kampus UMS benar-benar lengang. Dari arah Solo menuju Kartosuro kendaraan dialihkan ke Jalan Slamet Riyadi Makamhaji mulai dari pertigaan Papagan, sedangkan dari arak Kartosuro menuju Solo, kendaraan juga dialihkan masuk Jalan Slamet Riyadi mulai dari pertigaan Gembongan. Karuan saja Jalan Slamet Riyadi Kartosuro mengalami kepadatan dan sempat macet total.
(mbr/anw)











































