Tolak Kalla Masuk Kampus, Dua Mahasiswa UIN Dipecat

Tolak Kalla Masuk Kampus, Dua Mahasiswa UIN Dipecat

- detikNews
Kamis, 22 Jul 2004 15:49 WIB
Pekanbaru - Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska), Pekanbaru dipecat Senat Universitas dari daftar kemahasiswaan. Pemecatan itu merupakan buntut dari pengusiran mahasiswa terhadap Jusuf Kalla yang akan melakukan kampanye di kampus itu pada musim kampanye pilpres lalu.Pemecatan itu dibenarkan Rektor UIN Suska Amir Luthfi kepada detikcom, ketika dihubungi per telepon di Pekanbaru, Kamis (22/7/2004). Menurutnya, pengusiran terhadap calon wakil presiden Jusuf Kalla itu membuat Senat Universitas secara tegas telah memberhentikan kedua mahasiswa yang diangap motor penggerak demo itu. Selain itu, pihak rektorat juga menskorsing seorang mahasiswa dan memberikan peringatan keras terhadap tujuh mahasiswa lainnya.Menurut Amir, sikap tegas atas pemecatan kedua mahasiswa itu dilakukan karena pengusiran terhadap Jusuf Kalla telah mencoreng nama baik kampus UIN sebagai lembaga pendidikan. Perbuatan mahasiswa itu juga dinilai telah keluar dari etika kemahasiswaan."Kedua mahasiswa yang kita pecat itu adalah Rinaldi dari Fakultas Ushuluddin serta Iman Rozali dari Fakultas Sains dan Teknologi. Itu keputusan final dari rapat senat pada 6 Juli 2004 lalu," katanya.Pemecatan terhadap Rinaldi dan Imam Rozali yang selama ini juga dikenal sebagai aktivis di kampus UIN itu, menurut Amir, sudah dilakukan atas bukti-bukti yang kuat. Disamping itu pihaknya juga melakukan pengamatan langsung di lapangan ketika terjadi pengusiran tersebut. Bukti-bukti yang dikumpulkan itu antara lain berupa rekaman video pada peristiwa waktu itu."Keputusan pemecatan itu berdasarkan bukti-bukti dan dokumentasi yang akurat," kata Amir.Amir menegaskan, keputusan Senat Universitas yang telah memecat kedua mahasiswanya itu merupakan keputusan akhir yang tidak bisa berubah lagi. Pihak kampus juga telah siap menghadapi segala tuntutan baik melalui jalur hukum ke PTUN atas pemecatan itu."Kami sudah siap dengan segala risikonya. Jika yang dipecat akan menempuh jalur ke PTUN, maka kami juga siap untuk menghadapinya,"kata Amir. Sebagaimana diketahui, pengusiran terhadap Jusuf Kalla terjadi ketika akan menghadiri acara kampanyenya di Ruang Auditorium kampus tersebut, pada 16 Juni 2004 lalu. Di tengah pidatonya, sekelompok mahasiswa UIN Suska secara tiba-tiba berdemonstrasi di hadapan Jusuf Kalla dan meminta calon wakil presiden tersebut meninggalkan kampus itu karena dinilai salah tempat. (nrl/)


Berita Terkait