"Kerusakan jalan di wilayah DKI Jakarta banyak dikeluhkan masyarakat," kata anggota DPRD dari Komisi C, Ridho Kamaludin dalam rapat paripurna dengan agenda laporan penyusunan inventarisasi terhadap hasil laporan masa reses ketiga DPRD DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/2011). Rapat paripurna hari ini dihadiri oleh 54 anggota dari 94 anggota DPRD.
Selain itu DPRD juga meminta Pemprov merealisasikan hasil Musrembang terkait perbaikan jalan hingga ke rumah penduduk. Karena menurut pengamatan mereka, jalan rusak tak hanya terlihat di jalan-jalan protokol saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DPRD juga mendesak normalisasi sungai, pengerukan saluran air dan pemenuhan kebutuhan air bersih untuk segera ditanggulangi. Dan masalah lain yang cukup penting dan harus menjadi perhatian Pemprov DKI yaitu terkait penanggulangan banjir ketika musim penghujan tiba.
"Pemprov DKI dapat mengatasi dan mencari solusi agar kota Jakarta dapat terbebas banjir. Anggaran yang ditetapkan dalam APBD agar benar-benar terserap," tambahnya.
Atas temuan-temuan selama reses tersebut, Gubenur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku masukan itu cukup baik. Terkait pemeliharaan jalan yang tidak berjalan maksimal, Fauzi mengakuinya dan sudah menegur pihak Dinas PU.
"Soal jalanan rusak yang ada di mana-mana saya memang sudah perintahkan kepada PU untuk membuat sistem kerja yang lebih efektif," kata Fauzi.
Jalan adalah infrastruktur yang selalu dipakai. Oleh karena itu, butuh perawatan dan pemeliharaan secara berkala.
"Jalan itu ada usia pakainya, jadi pada saat tertentu dia harus direhab. Ini siklus manajemen perawatan itu belum maksimal," tambahnya.
Untuk masalah pengelolaan sampah, Foke juga mengakui tempat-tempat penampungan sampah belum terorganisir dan tertata dengan baik. Sedangkan untuk masalah saluran air yang sering mengalami sumbatan akibat tumpukan sampah, Foke meminta partisipasi masyarakat untuk bekerja sama menjaga kebersihan saluran air.
"Terkait masalah saluran itu, memang perlu partisipasi aktif masyarakat. Karena tidak akan optimal hasilnya kalau kita kerja sementara masyarakat berprilaku yang tidak mendukung," ucap Foke.
(lia/nik)











































