Bencana di Jateng Meningkat, Banjir Ranking Satu

Bencana di Jateng Meningkat, Banjir Ranking Satu

- detikNews
Rabu, 28 Des 2011 12:58 WIB
Semarang - Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tren bencana di Jawa Tengah meningkat dari tahun ke tahun. Banjir menempati ranking pertama.

Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana mengatakan, sejak tahun 2009, kuantitas bencana kian meningkat. Tahun 2011, tercatat hingga bulan September, terjadi 511 bencana. Lokasinya merata di 35 kabupaten/kota.

"Saya tidak hafal detil angkanya, tapi dari analisa kami, tren-nya memang meningkat," katanya di sela rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR RI di kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (28/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sarwa menjelaskan, banjir di ranking pertama seiring dengan peningkatan curah hujan belakangan ini. Banjir terparah terjadi di Wonosobo dan Pati beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, kerugian belum dihitung.

"Kemungkinan banjir masih akan terjadi, karena diperkirakan curah hujan tinggi hingga Februari mendatang," jelasnya.

Mengenai kesiapan menghadapi bencana, Sarwa menjelaskan stok bahan barang dan alat-alat kebencanaan telah diturunkan di tiap kabupaten/kota. Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana, daerah setempat siap.

Untuk menangani bencana, Pemprov Jateng mengalokasikan dana Rp 17 miliar untuk tahun 2012. Jumlahnya meningkat Rp 6 miliar dibanding tahun sebelumnya. Dana itu masih ditambah alokasi dari kabupaten/kota setempat dan pemerintah pusat.

"Jateng memang rawan bencana. Rannking dua secara nasional. Makanya harus waspada," demikian Sarwa.

(try/anw)


Berita Terkait