APTRI: Nurdin Halid Otak Impor Gula Ilegal
Kamis, 22 Jul 2004 15:13 WIB
Jakarta - Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) memberikan data pendukung kepada kepolisian terkait impor gula ilegal. Salahs atunya, menuding Nurdin Halid mastermind di balik kasus tersebut."Keterlibatan Inkud, PT Phoenix, Sucofindo dan PTPN X perlu dipertanyakan. Untuk membuka simpul semua ini, memang Inkud harus ditangani secara serius karena dari data yang saya miliki, mastermind atau aktor dari semua ini adalah Ketua Inkud Nurdin Halid," kata Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Arum Sabil di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/7/2004).Dikatakan dia, APTRI mempertanyakan peran ganda yang dimainkan PT Phoenix. "Tenyata Phoenix berperan ganda. Di satu sisi sebagai supplier dan satu sisi sebagai distributor. Ini perlu diusut dengan tuntas, karena Phoenix pernah melakukan impor secara benar dengan PTPN X," kata Sabil."Kenapa ini dilakukan dengan cara yang salah. Pasti ada itikad yang tidak baik. Karena mungkin saat kerjasama dengan PTPN X keuntungannya sedikit. Akhirnya, mereka nebeng dan dianggap tidak terbongkar tetapi prediksi mereka salah," imbuhnya.Menurutnya, Dirut PT Phoenix Raja Banarje juga masuk dalam konspirasi."Direktur Phoenix juga masuk dalam kesepakatan yang dibagun melalui collateral manajemen agreement. Jadi persoalan ini terjadi karena konspirasi dan Inkud tidak bergerak sendiri. Tanpa ada keterlibatan oknum di Bea Cukai tidak mungkin terjadi," demikian Sabil.
(aan/)











































