Israel, Mesir & AS Rencanakan Konferensi Timur Tengah
Kamis, 22 Jul 2004 15:10 WIB
Jakarta - Israel, Mesir dan Amerika Serikat tengah bekerja mengorganisir konferensi perdamaian Timur Tengah yang akan digelar pada Oktober mendatang. Konferensi ini untuk mengkoordinasikan rencana penarikan mundur Israel dari Jalur Gaza.Demikian disampaikan pejabat-pejabat AS dan Mesir seperti diberitakan kantor berita Associated Press (AP), Kamis (22/7/2004).Menurut seorang pejabat senior AS yang enggan disebutkan identitasnya, pemerintah Washington mendukung inisiatif, yang pertama kali diusulkan Mesir awal bulan ini.Moshe Debi, penasihat Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Silvan Shalom, mengutarakan bahwa ketiga negara tersebut ingin mengadakan pertemuan itu di New York pada tingkat Menlu. Namun menurut seorang pejabat Mesir yang juga minta dirahasiakan jati dirinya, pemerintah Kairo lebih memilih konferensi itu digelar di negerinya pada tingkat presiden.Pembicaraan ini nantinya akan difokuskan pada perencanaan antara Israel, Mesir, AS dan Filipina pada "hari setelah" mundurnya Israel dari Gaza. Demikian ungkap pejabat AS tadi.Menteri Kabinet Palestina Saeb Erekat mengkonfirmasi bahwa pemerintah Palestina telah diberitahu mengenai gagasan konferensi itu. "Kami menyambutnya dan kami katakan bahwa kami akan berpartisipasi," ujarnya kepada AP.Perdana Menteri Israel Ariel Sharon telah berjanji untuk keluar dari Jalur Gaza dan empat pemukiman Yahudi di Tepi Barat hingga akhir September 2005 mendatang. Mesir dan AS telah sangat dilibatkan dalam perencanaan dan koordinasi penarikan mundur itu. Sharon menolak bernegosiasi dengan Otoritas Palestina soal ini.
(ita/)











































