Hingga saat ini, Rabu (28/12/2011), bentrokan masih berlanjut. Suasana kedua negeri masih tegang. Kedua warga masih berjaga-jaga di areal perbatasan negeri. Bunyi dentuman bom molotov masih terus terdengar.
Puluhan rumah yang terbakar tersebut berada di dua perbatasan kedua negeri. Sementara warga yang luka-luka kebanyakan terkena tembakan senjata rakitan, sabetan benda tajam, dan terkena panah. Sekitar 7 warga saat ini dilarikan di Rumah Sakit Umum Alfatah, Ambon. Untuk mencapai rumah sakit tersebut, harus menyeberangi lautan sekitar 2 jam perjalanan menggunakan boat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saluran komunikasi di daerah tersebut putus, begitu juga dengan sarana transportasi. Seluruh aktivitas pendidikan maupun aktivitas perkantoran lumpuh.
Kabid Humas Polda Maluku, Kompol John Huwae, membenarkan kejadian ini. "Kami sedang mengirimkan bantuan Brimob langsung ke TKP menggunakan jalur darat maupun jalur laut untuk mengamankan kedua negeri yang bentrok. Jumlah korban belum bisa dipastikan, tapi yang kami dengar korban luka banyak," kata John kepada wartawan.
(anw/anw)











































