Hal itu dilakukan akibat badan jalan di tiga titik lokasi masih tertutup tanah longsor, kondisi jalan labil dan cuaca buruk sehingga khawatir terjadi longsor susulan.
"Terpaksa kami tutup karena kondisi jalan sangat rawan bagi keselamatan jiwa, di sini hujan terus dan terjadi longsor susulan," ujar Kapolsek Talegong, IPTU Suryana Apandi kepada wartawan, Selasa (27/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah untuk menyeberangi 3 titik jalan yang tertimbun tanah longsor, bisa mempergunakan kendaraan roda dua yang dibantu masyarakat saat melewati material tanah longsor dan hal itu diperbolehkan pada saat cuaca cerah," ungkap Suryana.
Menurut Suryana, kondisi jalan penghubung Desa Talegong dengan 5 desa kondisinya sangat berbahaya dan tidak layak dijadikan jalur transportasi, mengingat tiap tahun setiap musim hujan di kawasan tersebut sudah langganan bencana tanah longsor.
"Pemkab Garut seharusnya memindahkan jalur tersebut melalui jalur lain," tutupnya.
(anw/anw)











































