Kedua pengemudi tersebut yakni Adi, sopir taksi dan Suradi sang pengemudi Avanza. Sedangkan dua penumpang Avanza, yakni Hj Hasnia mengalami patah tulang di betis kirinya dan Muh Jabir yang mengalami luka ringan. Keduanya kini menjalani perawatan medis di RS Ibnu Sina, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Sedangkan kedua jenazah yang sebelumnya dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo, Jalan Perintis Kemerdekaan, sudah dibawa ke rumah duka, yakni Adi diantar ke Kab. Gowa dan Suradi dijemput keluarganya menuju kab. Pangkep, Sulawesi Selatan.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar, yang dihubungi detikcom menyebutkan taksi yang dikemudikan Adi lepas kendali dan menabrak pembatas atau median jalan di pintu masuk jalan tol seksi 4 Makassar, dari arah Bandara Sultan Hasanuddin. Setelah menabrak median jalan, taksi tersebut menghantam mobil Avanza yang hendak keluar dari pintu tol menuju Kab. Pangkep.
"Kecelakaan ini terjadi saat hujan deras, kami mengimbau pada para pengguna jalan agar berhati-hati dan mengurangi kecepatan laju kendaraannya apabila hujan," kata Hidayat, Selasa (27/12/2011).
Sementara itu, tidak jauh dari lokasi kecelakaan maut di pintu keluar tol, sekitar pukul 05.00 Wita, subuh tadi, sebuah truk tangki roda 10 pengangkut aspal curah milik PT Multi Trading Pratama, menabrak tiang tengah bangunan gapura batas kota Makassar dan Kab. Maros. Akibat peristiwa ini terjadi kemacetan panjang di perbatasan Makassar-Maros.
"Pengemudinya bernama Asrianto, diduga ia mengantuk saat menghindari kendaraan lainnya, ia menabrak median jalan hingga akhirnya menabrak tiang gapura, dikhawatirkan tiang gapura akan rubuh saat truk tersebut dievakuasi," ujar Hidayat.
(mna/anw)











































