Duh! Prijanto Salah Prosedur Kirim Pengajuan Undur Diri

Duh! Prijanto Salah Prosedur Kirim Pengajuan Undur Diri

- detikNews
Selasa, 27 Des 2011 13:32 WIB
Duh! Prijanto Salah Prosedur Kirim Pengajuan Undur Diri
Jakarta - Prijanto telah menyerahkan surat pengunduran dirinya dari Wakil Gubernur DKI Jakarta kepada Mendagri pada 23 Desember lalu. Surat itu pun telah ditembuskan ke Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta.

Sebenarnya ada kesalahan mekanisme yang dilakukan Prijanto terkait penyerahan surat pengunduran diri tersebut. Karena seharusnya, surat pengunduran diri itu terlebih dulu diserahkan ke DPRD dan yang diterima DPRD bukalah berupa tembusan. Aturan itu tertuang dalam UU no 29 tahun 2007 Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Kesatuan Negara Republik Indonesia.

Saat dikonfirmasi hal tersebut, Prijanto mengakui adanya sedikit kesalahan dalam pengajuan surat yang ia lakukan terkait rencana pengunduran dirinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu, saya memang akan memperbaiki. Petunjuknya begitu, ternyata setelah dibuka UU dibuka mekanismenya bukan begitu. Saya mohon maaf, nanti akan saya perbaiki," kata Prijanto saat ditemui usai bertemu dengan pimpinan DPRD, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (27/11/2011).

"Jadi seharusnya itu ke ketua DPRD, itu bukan tembusan," tambahnya.

Mundurnya Prijanto sebagai wagub cukup mengagetkan semua pihak termasuk DPRD DKI. Sebab tidak ada surat pengunduran diri yang pernah mereka terima.

Saat Pemprov DKI mengeluarkan rilis yang membenarkan kemunduran diri Prijanto pada hari Minggu (25/11) lalu, DPRD merasa kaget dan kebingungan ketika dilakukan konfirmasi oleh sejumlah wartawan. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPRD, Triwisaksana.

"Belum sampai DPRD suratnya. Saya saja baru tahu dari media. Apalagi, Pak Prijanto seminggu terakhir masih aktif menjalankan tugasnya sebagai Wagub. Jelas ini mengejutkan," ujar Triwisaksana saat itu.

Serupa dengan Triwisaksana, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmuda juga mengaku sangat terkejut dan menyayangkan pengunduran diri Prijanto.

"Belum ada pembicaraan sebelumnya dari Pak Pri. Ini menjadi perhatian khusus," jelas Ida pada hari yang sama saat dihubungi wartawan.

Oleh karena itu pada hari ini Prijanto menyambangi DPRD dan bertemu dengan pimpinan untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya. Dia berharap DPRD dapat melakukan Paripurna Istimewa untuk membahas masalah pengunduran dirinya selambat-lambatnya sebelum Januari 2012.


(lia/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini