Soal Ruang Kerja, Prijanto: Saya Tidak Pernah Meminta

Soal Ruang Kerja, Prijanto: Saya Tidak Pernah Meminta

- detikNews
Selasa, 27 Des 2011 13:02 WIB
Soal Ruang Kerja, Prijanto: Saya Tidak Pernah Meminta
Jakarta - Prijanto selama menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI berbagi ruangan dengan Sekda DKI di Balai Kota. Dia tidak menempati ruangan khusus untuk wagub. Soal ruang kerja pribadi, Prijanto mengaku tidak pernah meminta-minta.

"Saya tidak pernah meminta-minta," kata Prijanto saat ditanya soal ruang kerjanya. Hal itu disampaikan dia usai bertemu dengan DPRD DKI di Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (27/12/2011).

Anda seharusnya menempati ruangan yang ditempati Pak Fauzi Bowo karena dulu dia Wagub Pak Sutiyoso? "Saya nggak ngerti. Tapi kenyataan fisiknya begitu," ucap Prijanto yang dibalut safari krem.

Pria yang menyatakan akan mundur dari kursi Wagub DKI ini menjelaskan kenyataan fisik yang dimaksud adalah dia tetap punya ruang kerja. Ruang kerjanya saat ini berada di lantai 3 Gedung Balai Kota.

"Saya nggak ngerti standarnya seperti apa. Tapi saya tegaskan saya punya ruangan kerja di lantai 3 itu," ucapnya.

Sebelumnya, salah penulis resensi dan komentar buku karya Prijanto berjudul 'Andaikan Aku atau Anda Gubernur Kepala Daerah', Mustofa B Nahrawardaya mengatakan Prijanto harus berbagai ruangan dengan Sekda.

Informasi yang didapat Mustofa di Balai Kota, sejak Fauzi Bowo terpilih menjadi Gubernur DKI, maka sejak saat itu pula Fauzi tidak mau menempati ruang bekas Gubernur DKI Sutiyoso. Hal itu dikarenakan Foke, demikian Fauzi biasa disapa, yang sebelumnya menjadi Wagub di era Sutiyoso merasa betah di ruangan yang ditempatinya saat itu.

Dia menuturkan beberapa staf yang cukup dekat dengan Foke menyebut pada awalnya Foke sempat merenovasi ruangan Sutiyoso. Namun belakangan tidak diketahui akhir nasib renovasi itu. Tidak ada yang bisa memastikan apakah sejak 4 tahun silam, ruangan Sutiyoso tersebut direnovasi atau tidak.

Mustofa mendeskripsikan, ruangan Gubernur yang dulu ditempati Sutiyoso berada di lantai dasar terdepan. Sedangkan ruangan Wakil Gubernur ada di lantai 2. Saat jadi Wakil Gubernur, Foke menempati ruangan itu. Tapi ketika Foke memenangkan pertarungan di Pilkada DKI bersama Prijanto, ruang kerja Foke tidak berpindah.

Menurut informasi yang diterima Mustofa, ruang rapat Prijanto juga dipakai bersama dengan Sekda. Karena itu pintu rapat dibuat dua akses, satu menuju ruang Sekda dan satunya lagi ke ruang Prijanto. Satu meja penerima tamu pun dibagi dua kepentingan. Satu untuk Sekda satu untuk Prijanto. Dipastikan, apapun kepentingan Prijanto, akan terpantau oleh Sekda dengan posisi itu.

Pun untuk memasuki ruang kerja Prijanto, tidak ada pengamanan dan protokoler berlebihan. Bahkan menurut Mustofa, mirip memasuki kantor kecamatan.

(vit/nrl)


Berita Terkait