"Dalam pos sekret dan keprotokolan pimpinan DPD RI tahun 2011 direncanakan sebesar Rp 51, 24 M," beber Sekjen DPD Siti Nurbaya, kepada detikcom, Selasa (27/12/2011).
Menurut Siti, pagu anggaran Rp 51,24 miliar dibagi untuk tiga kegiatan. Yaitu kegiatan kunjungan kerja anggota DPD, perjalanan tugas mendesak anggota DPR, dan perjalanan pimpinan ke daerah bersama anggota DPD dan biaya operasional dukungan staf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan beirkutnya yaitu konsultasi pimpinan DPD dengan lembaga-lembaga negara, daerah, masyarakat dan stakeholders berupa jamuan diskusi excecutive brief dan dukungan operasional staf.
"Dengan rencana sebesar Rp 14,7 miliar dan realisasi sampai dengan 19 Desember sebesar Rp 10,02 miliar," tuturnya.
Dan kegiatan berikutnya yaitu layanan rapat pimpinan dan keprotokolan. Termasuk pengurusan tetek-bengek lainnya.
"Rencana Rp 2,04 miliar untuk jasa interpreter, pengurusan dokumen visa, paspro, dll, serta studi daya saing daerah dan realisasi sampai dengan 19 Desember sebesar Rp 226 juta," papar Siti.
Siti pun menepis tudingan Fitra bahwa anggaran Rp 51 miliar DPD cuma untuk seremonial.
"Salah dong kan Fitra bilang bahwa itu untuk seremonial. Ternyata kan bukan. Tapi memang untuk dukungan kerja," jelasnya.
(van/gun)











































