Warga Muhammadiyah Boleh Tak Pilih Salah Satu Kandidat

Warga Muhammadiyah Boleh Tak Pilih Salah Satu Kandidat

- detikNews
Kamis, 22 Jul 2004 11:58 WIB
Jakarta - PP Muhammadiyah membebaskan warganya menggunakan hak pilih pada pemilu presiden (Pilpres) tahap II. Rekomendasi ini juga memungkinkan warga Muhammadiyah tidak memilih salah satu kandidat.Hal itu diungkapkan Wakil Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada wartawan di kantor PP Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya, Jakarta, Kamis (22/7/2004). Din mendampingi Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif menyampaikan rekomendasi PP Muhammadiyah soal pilpres tahap II.Dalam rekomendasinya PP Muhammadiyah memberikan kebebasan kepada warganya dalam menggunakan hak pilihnya di pilpres tahap II. PP Muhammadiyah mengimbau agar pilihan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan yang cerdas, melihat track record kandidat, dan bertanggung jawab kepada Allah."Keputusan ini juga membuka peluang ada pemilih yang akhirnya tidak mencoblos, karena tidak sreg (cocok) dengan kandidat yang ada. Tapi ini tidak bisa dikatakan sebagai golput. Sebab mereka sudah datang ke TPS dengan niat melaksanakan hak politiknya. Kalau memaksa mereka untuk memilih justru anti-demokrasi," tutur Din.Din menjelaskan, istilah golput tepat diberikan kepada mereka yang terdaftar sebagai pemilih tapi tidak datang ke TPS. Menurut Din, sikap ini sangat tidak bertanggung jawab terhadap demokrasi.Bantah Pernah Serukan GolputDalam kesempatan itu Din membantah dirinya pernah menyerukan golput pada pilpres tahap II. Menurut Din, dirinya hanya menyampaikan hasil pertemuan antar Ormas Islam."Saya tidak pernah menganjurkan warga Muhammadiyah golput. Yang saya sampaikan pada saat itu adalah, hasil pertemuan Ormas Islam, yakni memilih untuk tidak memilih dan memilih yang lebih rendah kadar mudharatnya. Jadi saya sama sekali tidak menyebut istilah golput," tukas Din. (djo/)


Berita Terkait