Presiden Minta Kejagung Perbaiki Kinerjanya
Kamis, 22 Jul 2004 10:59 WIB
Jakarta - Presiden Megawati menyatakan, kritikan keras yang ditimpakan terhadap Kejagung malah menjatuhkan semangat kerja bagi keluarga korps Adhyaksa. Untuk itu, Mega meminta agar korps Adhyaksa tabah untuk membangun dan memperbaiki seluruh kinerjanya."Seperti halnya yang saya rasakan, saya percaya Saudara-saudara semua lebih mengetahui dan merasakan hebatnya kritik yang selama ini ditujukan terhadap kinerja Kejagung pada umumnya. Tidak jarang, kritik tersebut bukan hanya terasa keras, tapi acapkali malah menjatuhkan semangat," kata Presiden dalam pidato tertulisnya pada Hari Adhyaksa ke-44 di Kejagung, Jl.Sultan Hasanuddin, Jaksel, Kamis (22/7/2004)."Untuk itu, saya sebagai presiden, meminta kepada Saudara-saudara semua untuk lebih berani menimbangnya sebagai bahan memperbaiki ke dalam diri organisasi, doktrin, dan tata kerja korps Adhyaksa," ungkap Mega.Presiden juga menyatakan, semangat dan ketabahan untuk terus membangun kemampuan, kecakapan dan integritas, sangat penting dalam menghadapi cobaan dan tantangan tersebut.Dalam pidatonya, Presiden juga memuji kemampuan korps Adhyaksa dan anggota Polri dan aparat keamanan lainnya dalam membawa para pelaku teror di Bali dan Jakarta beberapa waktu lalu."Indonesia adalah negara yang serius menangani, mengadili dan menghukum para pelaku terorisme," tegasnya. Untuk itu, Mega menyampaikan penghargaan kepada aparat penegak hukum atas prestasinya.Pujian ada presiden masih ada lagi. "Dalam banyak kasus kejahatan yang teroganisasi dan kejahatan kerah putih lainnya, termasuk penggunaan narkotika, para jaksaa juga telah bekerja keras. Dijatuhkannya pidana yang setimpal dan bahkan maksimal, itu tidak lepas dari peran korps Adhyaksa ini," kata Mega.
(nrl/)











































