"Tim dokter masih melakukan otopsi, kita menunggu hasilnya apakah penyebab kematian adalah karena tembakan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman, di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (25/12/2011).
Dia menegaskan, jajaran Polri sangat siap terhadap konsekwensi dari hasil penyelidikan internal. Bila memang ada anggota Brimob Polda NTB yang terbukti melakukan tindakan di luar kepatutannya dalam upaya membubarkan aksi pendudukan warga atas Pelabuhan Sape, Bima, NTB, maka yang bersangkutan akan dikenai sanksi tegas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan yang ada, satuan Brimob Polda NTB tidak serta merta bertindak keras setibanya di lokasi aksi. Selama hampir satu pekan pendudukan Pelabuhan Sape, polisi telah berulang kali lakukan pendekatan persuasif dan negoisasi terhadap warga hingga detik-detik terakhir menjelang pembubaran paksa pada Sabtu (24/12/2011) pagi.
"Tapi warga bersikeras. Kita sudah berikan tembakan peringatan, tapi warga melawan dengan parang, tombak serta bom molotov," papar Saud.
(did/lh)










































