Di kecamatan Lambu, warga memusatkan diri di dua desa yakni Desa Rato dan Desa Sumi. Menurut Delian Lubis, Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Cabang Bima, warga mempersiapkan diri melawan, kalau sweeping benar digelar polisi.
"Kami bersama warga kini menyiapkan diri. Kita terima informasi polisi mau sweeping. Kami kini sedang bersiap di Desa Rato," kata Lubis, dihubungi detikcom dari Mataram, Minggu (25/12/2011). LMND adalah salah satu elemen yg turut aksi bersama warga dan menamakan diri Front Rakyat Anti Tambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tadi pagi kata Lubis, warga kecamatan Lambu masih melampiaskan kemarahan dengan mengamuk merubuhkan dan meratakan bangunan kantor-kantor milik instansi pemerintah yang sehari sebelumnya dibakar warga. Di antara bangunan yang diratakan warga adalah Mapolsek Lambu, Kantor Cabang Dinas Kehutanan, Dinas Pendidikan, dan kantor Desa Lambu.
"Tentang korban meninggal, warga sudah ikhlaskan. Sejak semula kami sampaikan ini gerakan masyarakat yang hanya ingin izin operasional dua perusahaan tambang di Sape dan Lambu dicabut. Karena itu kami siap hadapi konsekuensi apapun," kata Lubis.
Sejauh ini kata dia, sudah 54 orang warga yang ditangkap polisi. Seluruhnya dibawa ke Mapolres Bima. Namun terhadap informasi yang menyebutkan bahwa lima warga hilang dan tiga yang tewas, Lubis tak ingin berspekulasi.
"Yang kami yakini sampai saat ini, dua teman kami meninggal, sembilan luka di rawat di rumah sakit Bima dan dua lagi dirujuk di rumah sakit di Mataram. Salah satu yang krtitis di Mataram adalah aktivis LMND," kata Lubis.
Ia mengatakan, warga sebetulnya tidak ingin berkonfrontasi. Warga hanya ingin aspirasi mereka dikabulkan pemerintah.
Bentrok antara brimob dan warga terjadi Sabtu (24/12/2011) pagi saat polisi membubarkan paksa ribuan warga yang memblokade Pelabuhan Sape, karena tuntutan agar dua perusahaan tambang di Sape dan Lambu ditutup tak digubris Bupati Bima. Blokade pelabuhan sudah berlangsung sepekan.
Pelabuhan Sape melayani penyeberangan ke Labuan Bajo, Manggarai, dan ke Waikelo, Sumba, NTT. Pelabuhan ini terletak pada jalur jalan nasional yang menghubungkan Aceh hingga Los Palos, Timor Leste.
(anw/anw)











































