"Kami datang ke sini untuk memastikan apakah anggota kami ada atau tidak bersama-sama jemaat untuk bersama-sama menciptakan rasa aman kepada umat nasrani yang ada di katedral ini, supaya mereka aman dalam beribadah terutama dalam misa malam ini," kata Nusron di Gereja Katedral Jalan Katedral No 5, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2011).
Untuk wilayah Jakarta, GP Ansor telah mengerahkan sebanyak 1.200 anggotanya guna turut menjaga keamanan perayaan Misa dan 50 di antaranya ditempatkan di Gereja Katedral. Selain itu, anggota GP Ansor juga dikerahkan di seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengerahan anggota, jelas Ansor, merupakan bentuk solidaritas GP Ansor, Keluarga NU, dan lebih khusus lagi bangsa Indonesia. Alasannya, "ini adalah natal bangsa Indonesia bukan hanya satu kelompok saja," ujarnya.
Saat tiba di Gereja Katedral, Misa ketiga yang dipimpin oleh Romo Wardi Saputra baru akan dimulai sehingga para umat masih banyak yang berdatangan. Dalam kondisi itu, Ansor tidak lupa menyampaikan selamat kepada para umat.
Nusron juga menyayangkan adanya orang yang menghembuskan isu-isu adanya teror bom di sejumlah tempat. Menurutnya ada 8 sms isu bom yang diterima GP Ansor. Semuanya bohong belaka.
"Kami menyanyangkan hal-hal seperti ini," sesal Nusron.
(rdf/rdf)











































